March 30, 2009

Akhirnya ...

Terbeli juga deh buku serialnya Eragon. Pas abis gajian,langsung deh ngacir ke Blok W (daerah sekitar jalan Wilis), semacam tempat jualan buku murah. Disana muter nyari buku terakhir serial Andrea Hirata, Maryamah Karpov. Kata temenku sih jangan beli bajakan, kan hasil jual buku dibuat biaya pendidikan anak2 yang tidak mampu. Tapi karena maia tukang ngeles, yah jawabanya aq juga beli buku buat biaya pendidikan anak2 juga. Yang jualan maksudnya.

Abis dapet si MK, cabutlah ke Toga Mas, toko buku diskon di Malang. Ketemulah dengan edisi terakhir trilogi Eragon, Brisingr. Ehhhh, ga taunya jadi siklus, bukannya trilogi. Terpaksa deh nunggu buku ke empat. Ini nih gambarnya:



Di toko buku, secara kebetulan ketemu sama pak Arif, dulu dosenku di UM. Terus si bapaknya nyodorin novel hasil terjemahannya, dengan judul "Kebangkitan" dari "Resurrection" karya Tucker Malerkey.

Alhasil, budget beli bedak ganti deh masuk ke budget pengeluaran tak terduga. Inilah hasil azas sungkanism didikan ortu Jawa ku.

March 23, 2009

Cemas ...

Rasa cemas itu akhirnya hilang setelah tamu bulanan yang harusnya datang satu minggu yang lalu, menghampiriku. Rasa cemas campur khawatir karena sisa trauma yang sampek sekarang masih menggema di ruang benak dan jiwaku. Trauma dan rasa khawatir yang mungkin kaum Adam (suamiku sih) agak susah untuk memahami.

Aku masih bisa merasakan sakit yang luar biasa dengan kehamilan pertamaku. Kehamilan yang diwarnai dengan pendarahan sehingga aq harus benar2 bed rest. Kehamilan yang berakhir dengan keguguran putra pertamaku yang masih berusia lima bulan kandungan.

Bahagia masih terasa ketika kehamilan keduaku, God gives me the greatest gift, a girl. Dia sekarang sudah berusia empat tahun dan duduk di TK A. Suara tawa dan canda serta polah nakal dan mbelingnya membuatku lupa kalo proses kelahirannya tanpa didampingi bapaknya. Sang Bapak yang bertugas di propinsi orang.

Belum lagi effect pasca melahirkan yang sampek sekarang aq masih berjuang dan bertarung melawan lapisan2 lemak yang mulai berlomba untuk unjuk kebolehan. Aq berkommit untuk menumpas teroris-teroris lemak dan kolesterol dengan rangkaian diet yang ketat. Sayang, aq phobi exercise. Usaha yang tampak indah tapi sia-sia.

Untuk itu aq bersyukur, tamu itu datang dan mau mengerti rasa trauma dan khawatir ini. Aq masih belum siap untuk hamil lagi karena:

Masih banyak laut yang belum terseberangi
Masih banyak gunung yang belum terdaki
Masih banyak mimpi yang belum teraih
Dan ....
Masih banyak hutang yang belum terlunasi

CHIAYYYOOOOO, RAMBATE RATA HAYO

March 04, 2009

Pajak oh pajak ....

Ternyata hidup sebagai warga negara yang baik itu dipenuhi dengan pajak.

Punya rumah tempat tinggal, tiap tahun harus bayar pajak bumi dan bangunan.
Kalo kantor pajak yang salah ngitung luas tanah, si wajib pajak yang direpotkan.
Punya sepeda motor buat alat transportasi sehari-hari, tiap tahun juga harus bayar pajak kendaraan bermotor.
Punya mobil yang sampek saat ini, aq masih belajar nyetir, dan baru kemarin kugoreskan bemper depan, e e tahu tahu bulan enam ini harus bayar pajak lagi.

Mau makan di fast food restoran, ada pajak pertambahan nilai.
Mau belanja di departemen store, pasti kena pajak.
Mau beli hp terbaru, mahal karena kena pajak bea cukai.
Bapak ku aja yang mau ngisep rokok, pasti sudah kena pajak juga.

Kalo gini, jadi inget lagunya DUO MAIA

Aq mau makan
Ku ingat pajak
Aq mau tidur
Ku ingat pajak

Ohhhh, pajak ...
Inikah rasanya jadi
good citizen !!!!

March 01, 2009

white valentine

Tertanggal 14 Februari, hari yang dinasbihkan sebagai hari kasih sayang.

Hari yang diperingati sebagian orang yang terlibat dalam kasih.

Hari yang tidak begitu diperingati karena beranggapan setiap hari sudah bertaburan sayang.

Hari yang dianggap haram bagi sebagian orang yang aq tidak begitu poham kenapa.

Tanpa sadar, muncul ide gila di sel-sel kelabu otakku.

Ajakan tuk tukaran kado dengan budget gocheng (kebayang g mumet nyari apa)

Teman dekat dan sejawat antusias dan ho oh ho oh.

Dan terus dress codenya ...

Temenku si Amel bilang gimana kalo white valentine?

Setelah melalui perundingan yang serius dan seru, akhirnya dress code hari sabtu adalah atasan putih bawahan jeans

Tampillah qta semua seperti para finalis Putri Indonesia 2009, apalagi foto yang ini nih:




Meski sekarang Maret, happy Valentine Day for everybody

Tell your love before it is very late!!!

February 23, 2009

Februari ...

Empat hari lagi Februari akan menemui akhirnya.

Banyak sekali peristiwa yang terjadi di bulan ini.

Kalo Group Band Gigi punya lagu dengan judul 11 Januari.

Mungkin aq bisa bilang kalo aq juga punya puisi 8 Februari.

Diawali saat pagi hari ketika diri habis menghadap Illahi

Seiring doa untuk melewati hari ini

Tiba tiba sebuah ingatan melintas kalo hari ini seorang teman lama merayakan ultah.

Seorang teman yang telah menorehkan noda pada baju persahabatan.

Seorang teman yang sudah 10 tahun tak bersua dan takkan pernah berjumpa.

Subuh itu aq terluka karena kesadaran akan keegoisanku.

Egois karena tak sekalipun tahu hari lahir seorang teman lama.

Egois karena tak pernah mengucapkan Selamat Ulang Tahun.

Aku bingung ....

Bagaimana cara mengucapkan tanpa harus merepotkan semua pihak.

Akhirnya ...

Terciptalah sebuah puisi yang terkirim lewat facebook.

Tanpa pedulikan tanggapan sang teman ...

Ahhhhh, terima kasih sudah terjawab.

LEGGGGAAAAAA, karena aq tidak egois lagi

February 12, 2009

Takut ...

Ternyata, persahabatan itu seperti air

Bisa berubah sesuai bentuk dan tempatnya

Ternyata, persahabatan itu seperti api

Kadang bisa panas membara dan membawa bencana

kadang bisa hangat membiru dan membawa bahagia

Ternyata, persahabatan itu seperti tanah

Tempat kita berpijak dengan teguh

Ternyata, persahabatan itu seperti udara

Tanpanya kita tak bisa bernafas dan bersuara

Dada terasa sesak

SESAK ...

Karena aku takut makna persahabatan ini akan berubah seiring berputarnya dunia

Aku takut hati ini terluka dengan berubahnya sebuah makna

Aku takut mata ini bersimbah karena hati luka

Aku takut jiwa ini menganga dan hampa karena air mata

TAKUT ....
AKU TAKUT ...
AKU TAKUT SEKALI ...

February 09, 2009

I Love You ...

Semenjak film-film Indonesia mulai rame dan semarak bak jamur di seantero jagad perfilman bioskop Indonesia, aq tak pernah tergoda untuk up to date tentang film terbaru.

Semenjak Ada Apa Dengan Cinta tayang perdana, aq hanya melihat film ini di bioskop, meskipun seputaran Malang, lain tidak.

Semenjak di Malang hanya menyiarkan lima statiun TV yang menyuguhkan produk dalam negeri, suka tidak suka aq harus menyantap suguhan mereka.

Semenjak bulan Februari yang semarak dengan warna pink, tanda hati dan coklat, salah satu statiun TV menyiarkan film "I Love You" yang dibintangi artis cilik, Rachel Amanda dan artis macho, Restu Sinaga.

Semenjak jam 21.30 sampek jam 1.30, aq tetap di depan TV memelototi si film, menertawakan kelakuan si Gaza, menutup wajah meliat flirtingnya si Dion, menahan tangis ketika si Dion ditinggal mati si Gaza.

Semenjak nonton film ini, aq ingat cinta pertamaku yang kandas dan terpuruk ibarat pantai yang diterjang ombak tsunami, hancur, luruh, luluh dan usai.

Semenjak tahu film ini, aq sadar kalo cinta tak harus memiliki, sebuta-butanya cinta, kita harus tetap sadar dan punya mata.

Semenjak liat film ini, aq sadar ternyata banyak sekali bentuk cinta, mulai dari cinta lintas budaya, cinta lintas benua, cinta lintas ikatan (yang selingkuh), sampai cinta lintas generasi dan usia.

Semenjak tayangnya film ini, aq penasaran dengan film2 nasional yang lain.

Mungkin karena ingatan akan cinta pertama yang sengsara tapi tak kan lekang dimakan waktu karena ingatan akan pertama kali merasa getaran-getaran hati selalu tertanam di sanubari. (Kliseeeeeeeee)