Showing posts with label Poem. Show all posts
Showing posts with label Poem. Show all posts

February 12, 2009

Takut ...

Ternyata, persahabatan itu seperti air

Bisa berubah sesuai bentuk dan tempatnya

Ternyata, persahabatan itu seperti api

Kadang bisa panas membara dan membawa bencana

kadang bisa hangat membiru dan membawa bahagia

Ternyata, persahabatan itu seperti tanah

Tempat kita berpijak dengan teguh

Ternyata, persahabatan itu seperti udara

Tanpanya kita tak bisa bernafas dan bersuara

Dada terasa sesak

SESAK ...

Karena aku takut makna persahabatan ini akan berubah seiring berputarnya dunia

Aku takut hati ini terluka dengan berubahnya sebuah makna

Aku takut mata ini bersimbah karena hati luka

Aku takut jiwa ini menganga dan hampa karena air mata

TAKUT ....
AKU TAKUT ...
AKU TAKUT SEKALI ...

February 07, 2009

Arti bintang ...

Belum melepas sepatu
Belum melepas baju
Tas masih dibahu
Di tangannya ada buku
Untuk ditunjukkan sang ibu

"Ibu ... Ibu ..."
"Ya anakku..."
"Liat di bukuku"
"Ada apa dengan bukumu?"
"Bu guru cuma ngasih itu ..."
Aku gak mau
Bintangnya kurang satu

"Ya, nanti tak tambahin satu"
"Aku tidak mau..."
"Ibu kan bukan bu guru!!!!!"

(Aduh, mati aku!!)
(Tadi minta satu)
(Dikasih kagak mau)
(Manyunlah mulutku)

January 28, 2009

a poem

It is a poem with -less and -ness suffix

When everything is meaningless
Then, it will be useless
This relationship is useless
Since I am so clueless

What I long is happiness
Wish both of us in togetherness
There won't be any sadness
Yet, I realize the foolishness

Until now, I feel the loneliness
Deep down, there is an emptiness
Nesting in the darkness
In the middle of wildness

Thank goodness
I am not sleepless